ARTIKEL TERBARU

Keutamaan Bermajelis Ilmu dalam Islam

Artikel Islami  |   |  24/12/2025
Gambar Artikel
๐ŸŽ™๏ธ*Pemateri dalam foto ini adalah ustadz Dr. Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A -hafidzahullah-* beliau salah satu dosen kami dahulu di IAI STIBA (Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab) Makasar.
_
_
Sekiranya kita tahu, bukan hanya sekedar tahu, tapi benar-benar mengetahuinya, akan keutamaan duduk *"Bermajelis Ilmu"* maka kita tidak akan bermalas-malasan, dan mencari-cari alasan untuk tidak mau hadir, berapa banyak kebaikan dan keutamaannya yang telah kita sia-siakan, dan kita merasa tidak rugi, lalu hal itu terus menerus kita ulangi, sehingga hati kita tidak punya keinginan untuk hadir dalamnya...

Cukup satu hadis ini, kembali kami ingatkan untuk diri pribadi dan kita semuanya....

Dari sahabat yang mulia Abu Hurairah -radhiyallฤhu 'anhu- ia berkata, Rasulullah -shallallฤhu 'alaihi wa salam- bersabda:

ู…ุง ุงุฌุชู…ุน ู‚ูˆู… ููŠ ุจูŠุช ู…ู† ุจูŠูˆุช ุงู„ู„ู‡ ูŠุชู„ูˆู† ูƒุชุงุจ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุชุฏุงุฑุณูˆู†ู‡ ุจูŠู†ู‡ู… ุฅู„ุง :
* ู†ุฒู„ุช ุนู„ูŠู‡ู… ุงู„ุณูƒูŠู†
* ูˆุบุดูŠุชู‡ู… ุงู„ุฑุญู…ุฉ
* ูˆุญูุชู‡ู… ุงู„ู…ู„ุงุฆูƒุฉ
* ูˆุฐูƒุฑู‡ู… ุงู„ู„ู‡ ููŠู…ู† ุนู†ุฏู‡


Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) mereka membaca Kitabullah (Al-Qur'an) dan saling mengajarkannya diantara mereka, melainkan:
1. Akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan),
2. Akan dinaungi rahmat,
3. Akan dikeliling para malaikat dan
4. Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya (para Malaikat).
*(Hadis shahih riwayat imam Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ad-Darimi, dan Ahmad)*

โ–ซ๏ธ Pada kalimat ูˆูŠุชุฏุงุฑุณูˆู†ู‡ ุจูŠู†ู‡ู… "Saling mempelajarinya diantara mereka" pada kata ูŠุชุฏุงุฑุณูˆู† berasal dari fi'il (kata kerja) ุฏุฑุณ - ูŠุฏุฑุณ yang artinya "Belajar" kemudian berubah menjadi ุชุฏุงุฑุณ wazannya adalah ุชูุงุนู„ maka berubah maksudnya menjadi ุงู„ูุนู„ ุงู„ู…ุชุนุฏูŠ yang artinya fi'ilnya memerlukan objek untuk menyempurnakan makna sehingga dari "Belajar (sendiri)" menjadi "Saling belajar dan mengajar (interaksi dua arah atau lebih)"

Pada redaksi hadis diatas setelah menyebutkan belajar dan mengajar, Allah menggandengkan dengan fadhilah atau keutamaannya, Ini dikenal dalam uslub syariat sebagai:

*ุงู„ุชุฑุบูŠุจ ูˆุงู„ุชุฑู‡ูŠุจ*

_"Motivasi dengan janji dan peringatan"_

Diantara hikmahnya Allah menyebutkan pahala, keutamaan, dan janji kebaikan (targhฤซb) adalah:
1. Agar manusia termotivasi untuk beramal saleh
2. Karena tabiat manusia cenderung terdorong oleh harapan manfaat dan imbalan.

Sekarang, jika ada seseorang yang menjanjikan kepada kita sesuatu berupa harta atau hadiah dengan syarat kita melakukan ini dan itu, tentu kita semuanya akan berlomba-lomba untuk melaksanakan agar bisa mendapatkan hadiah tersebut.

Sekarang kita bandingkan dengan janji dari Allah *ูˆู„ู„ู‡ ู…ุซู„ ุงู„ุฃุนู„ู‰* "Dan bagi Allah-lah sifat/perumpamaan yang paling tinggi dan paling sempurna" untuk mendapatkan itu semua yang telah kita sebutkan diatas, dengan syarat kita hadir di majelis ilmu, pertanyaan adalah BAGAIMANA RESPON KITA โ“

Perhatikanlah baik-baik, betapa banyak diantara kita lebih bersemangat dan begitu yakin dan percaya dengan janji manusia, namun amatlah sangat sedikit diantara kita yang percaya dan yakin dengan janji Allah, padahal....

ุฅูู†ู‘ูŽ ูฑู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽุง ูŠูุฎู’ู„ููู ูฑู„ู’ู…ููŠุนูŽุงุฏูŽ

_"Sesungguhnya Allah tidak menyalahi (mengingkari) janji."_ *(QS. Ali Imran, ayat: 9 dan Ar-Ra'd, ayat: 31)*

> #Hanyalah Pengingat
> #Untuk Diri Sendiri
> #Bukan Untuk Siapa-sSapa
________________________
โœ๐Ÿฝ *Miftahul J. Sidiq*